Anak 3 Tahun Ini Tersesat di Hutan Selama 11 Hari dan Berjaya Diselamatkan!! Namun Budak Ini Menceritakan ada Penjaga yang Menjaganya di Hutan..

Anak perempuan berusia 3 tahun bernama Karina Chikitova ini tinggal bersama ibunya di Siberia. Ayahnya bekerja di kampung sebelah tempat mereka tinggal. Sebelum ulang tahunnya yang ke-4, gadis ini tiba-tiba pergi mencari ayahnya waktu ibunya sedang tidak di rumah.

Dia memang berjalan melalui jalan kecil ke kampung sebelah, tapi ayahnya ternyata tidak ada disana. Ia pun akhirnya mencari jalan untuk pulang.

Loading...

Akhirnya, Karina malahan tersesat di hutan, dia nggak tau kalau ternyata disamping kampung itu ada Hutan. Di dalam hutan ini, bahkan orang dewasa pun harus membawa banyak perlengkapan baru berani masuk ke dalam hutan yang dihuni oleh beruang dan serigala.

Saat itu, satu-satunya yang menemaninya adalah anjing kecilnya yang ikut bersamanya waktu dia keluar rumah. Hari mulai gelap dan tidak ada satu orangpun yang tahu keberadaan anak ini dan anjing kecilnya saat itu.

Hilangnya Karina tentunya membuat kedua orang tuanya panik dan takut, apalagi ibunya yang selalu menyalahkan dirinya atas kelalaiannya tidak memperhatikan anaknya dengan baik.

Nggak ada orang yang tahu dalam waktu yang begitu singkat, seorang gadis kecil bisa pergi dan nggak pulang lagi, bahkan hilang dan tidak ditemukan. Di tempat itu, setelah matahari terbenam, suhu di luar rumah bisa mencapai minus derajat celsius. Dalam keadaan yang seperti ini, kampung ini akhirnya mengumpulkan sekumpulan besar orang untuk dijadikan tim pencarian.

Setelah lewat satu minggu, bahkan 10 hari, mereka tetap tidak menemukan anak ini, mereka pun mulai kehilangan harapan. Tapi ternyata di hari ke-11, mereka menemukan kabar Karina!! Anjing kecil yang selalu bersamanya itu kembali ke kampung..

Loading...

Begitu mereka menemukan anjing itu, mereka berpikir ini kemungkinan adalah kabar buruk, mereka juga sudah mempersiapkan kemungkinan terburuknya kalau Karina sudah tewas di dalam hutan dan anjing ini berhasil kabur.

Tapi setelah anjing ini bertemu orang tua Karina, ia terus menggonggong, hal ini membuat ibu Karina merasa masih ada sedikit harapan! Mereka masih percaya kalau putri mereka berhasil diselamatkan. Akhirnya tim pencarian ini juga melakukan pencarian terakhir mereka.

Kali ini, mujizat terjadi! Karina yang sudah kotor dan berbaju lusuh akhirnya ditemukan! Ia berada di semak-semak dalam hutan. Dia memang kelihatannya kekurangan minum dan sangat lemah, tapi dia masih hidup dan masih bisa melihat orang-orang di sekitar!

Tim penyelamat ini langsung memberikan Karina selimut dan air hangat serta membawanya kembali ke kampung. Karina menjelaskan kalau dia dan sang anjing beberapa hari itu terus makan buah di atas pohon dan minum air yang ada di selokan.

Sampai malam hari, mereka berpelukan untuk saling menghangatkan. Dalam kondisi memakai selembar baju tipis seperti itu, bisa selamat selama 11 hari ini benar-benar keajaiban! Waktu itu, mereka juga melihat jejak beruang, tapi ternyata suara gonggongan anjing dan kecepatan larinya mengalihkan beruang tersebut, sehingga Karina sama sekali tidak mengalami luka dan serangan binatang buas.

Bagaimanapun juga, setelah hilang sekian lama, ia akhirnya bisa pulang ke rumah dengan selamat.

Tentunya semua harus berterima kasih pada pelindung kecil ini, karena anjing kecil ini selalu melindungi dan rela berkorban untuk Karina.

Loading...

Orang tua Karina cuman bisa berpelukan dan menangis waktu melihat putri kecilnya berhasil diselamatkan. Untuk mengenang keberanian mereka, kampung ini bahkan membuat patung gadis kecil dan anjingnya yang mengingatkan mereka selalu pada keajaiban.

Cuman bisa bilang, anjing ini benar-benar pahlawan!! Cerita mereka kini menjadi terkenal di internet dan menjadi diskusi hangat di kalangan netizen. Sulit dibayangkan anak sekecil itu dan seekor anjing bisa bertahan hidup di dalam hutan selama 11 hari yah!!

 

 

 

Aku Meminta Cerai Dari Suami Yang Malas Bekerja! Pada Hari Perceraian Aku Nampak Kereta Mewah Parking di Depan Rumah, Aku Terkejut Rupa-rupanya…

 

Aku Meminta Cerai Dari Suami Yang Malas Bekerja! Pada Hari Perceraian Aku Nampak Kereta Mewah Parking di Depan Rumah, Aku Terkejut Ternyata..….

Setelah saya menikah suami saya, Kami tinggal di sebuah kampung. Tetapi berapa ramai orang muda hari ini masih hidup di kampung? Banyak kali saya nasihat suami saya, kita akan mempunyai anak-anak nanti, jadi kita harus mencari nafkah di kota untuk mendapatkan wang yang banyak dan cepat. Tidak ada masa depan kalau kita terus tinggal di kampung.

Tapi suamiku tidak setuju, katanya ayahnya telah meninggal dunia, usia ibu juga sudah tua, dia risau meninggalkan ibunya seorang diri.

Kenapa? Bukankah kehidupan di kampung biasa – biasa sahaja? Nanti kita kerap pulang ke rumah untuk melihat ibu kan senang.

Hingga akhirnya kerana suami tak tahan lagi dengan leterankan, dia bercakap jujur ​​kepadaku ..

Ternyata dia bukan anak kandung mereka, mereka memungutnya di tepi jalan: “Pada saat aku tidak berdaya, mereka menyembuhkan penyakitku, membesarkan dan merawatku sejak aku baru berusia 3 bulan hingga menjadi dewasa sekarang ini, aku harus balas budi mereka. Selain itu ayah saya telah meninggal dunia, ibu juga sudah tua, dia selalu sakit, saya tidak boleh meninggalkannya …. ”

Nampaknya suami ku seorang lelaki yang bertimbang rasa, akhirnya saya tidak lagi menyuruhnya untuk mencari nafkah di kota lagi. Suami saya selain menanam di ladang desa, juga akan menjual tanaman sayur-sayuran kita sendiri, tetapi sangat sukar untuk mendapatkan wang ini, walaupun pendapatannya tidak menentu setiap hari. Saya melihat penduduk lain yang tinggal di bandar raya semuanya berjaya mendapatkan lebih banyak wang, apalagi yang kembali ke rumah semasa Tahun Baru Cina, pakaiannya baru-baru ini, ada juga yang membeli kereta baru. Melihat semua ini membuatkan saya berasa marah dan jengkel diri!

Jadi saya memberi cadangan, suami saya tinggal di rumah menjaga ibu, dan saya adalah orang yang pergi ke bandar untuk mencari nafkah. Tetapi dia tidak bersetuju, dia berkata ketakutan di bandar saya akan menjadi nakal, dari masa ke masa saya tidak tahan lagi, saya tidak mahu hidup miskin di kampung selama-lamanya!

Pertengkaran kami semakin buruk dan akhirnya saya meminta perceraian!

Setelah ribut selama 2 bulan, akhirnya suami bersetuju bercerai, ia berkata tidak boleh hidup selesa denganku, aku selalu memikirkan wang: “Kita kan bercucuk tanam, bukannya tidak cari wang …”, aku hanya tertawa sinis dan menimpalinya: “Itu namanya wang? Hanya cukup untuk membeli beras, minyak dan garam … ”

Pada hari itu kami merancang untuk pergi ke masalah perceraian, hanya berjalan ke pintu depan rumah, melihat ada sebuah kereta mewah yang berhenti di depan rumah.

Seorang lelaki muda dan pasangan pertengahan umur keluar dari kereta, berjalan ke kami … apabila pasangan ini melihat suami saya, mereka menangis terus …

Mereka adalah ibu bapa sebenar suami saya! Dan lelaki muda memandu kereta itu kakaknya …

Ternyata suami saya dibuang sejak dia dilahirkan, kerana doktor menyatakan bahawa dia menderita penyakit jantung, akan ada kesulitan dalam merawat dan membesarkannya.

Dia diadopsi dan dibesarkan oleh ibu bapa angkatnya. Orang tua kandungnya berkata bahawa mereka sangat menyesal telah membuangnya, hati nuraninya tidak boleh tenang, dan akhirnya mereka memutuskan untuk berpindah dan memulakan hidup baru, sekarang mereka adalah pemilik dari syarikat besar, setelah diselidiki beberapa bulan, barulah dipastikan bahawa suamiku adalah anak yang masa dulu mereka membuang …. pada saat itu kerana suasana juga sangat kacau, proses perceraian kami juga tidak dapat diselesaikan.

Dan yang paling membuat saya kesal adalah suamiku tidak mau ikut orang tua kandungnya, ia memilih untuk tinggal dan menjaga ibu asuhnya, bahkan tidak mahu menerima wang dari orang tua kandungnya dan berkata: “Kalian telah membuangku, apa gunanya memberi saya wang sekarang? Kalau bukan kerana orang lama angkat, saya telah mati dari masa lalu … ”

Wonder deh, benar-benar keras kepala, jika anda menyedari bahawa mereka bersalah ya harus mengeluarkan sedikit wang, hidup akan lebih selesa jika ada wang, ibu asuh juga boleh berkongsi kehidupan yang baik beberapa hari … Sekarang saya sedikit keraguan sama ada bercerai atau tidak, saya bercadang memberi nasihat kepadanya untuk berhubung dengan ibu bapa biologinya, tidak kira apa hubungan mereka adalah darah, dan ini juga merupakan satu cara hidup.

Walaupun kini dia tidak bersetuju, suatu hari nanti ada kemungkinan bersetuju dengan betul?

Bukannya saya bersikeras, tetapi saya rasa … baik pula nama manusia, jika ada peluang untuk hidup lebih baik, mengapa tidak? Lagipun mereka adalah ibu bapa biologi mereka, bukan orang lain.

Loading...