Doktor Ini Menolong Seorang Wanita yang Sakit Bersalin di Tengah Jalan di Gunung dan Setahun Kemudian Waktu Wanita Ini Berterima Kasih, Dia Baru Tahu Rupa-rupanya..

Zaman dulu, ada seorang doktor yang bernama Razak yang di suatu malam saat dia keluar dari desanya untuk mengubati pesakit di luar sana. Ketika dia berjalan di jalan gunung yang sempit, dia mendengar tangisan seorang wanita.

Walaupun takut, dia tidak boleh meninggalkan suara yang tampaknya ingin meminta tolong itu. Instinc doktornya pun berjalan dan dia terus menuju ke arah suara itu. Setelah sampai, dia menemukan seorang wanita yang saat itu sedang sakit bersalin.

Razak tidak pernah membantu orang melahirkan, tapi apa boleh buat, saat itu hanya dia yang ada di tempat itu dan dia pun terus membantu wanita itu dengan segenap kekuatannya.

Related image

Loading...

Setelah hampir 2 jam, wanita itu pun melahirkan anaknya dan semuanya berjalan dengan baik. Wanita ini berkata, “Encik, terima kasih untuk pertolongan anda. Aku tidak akan pernah melupakan kebaikan Encik.” Razak berkata, “Puan, jangan terburu-buru dulu. Saya seorang diri tidak boleh membantu Puan turun ke desa. Tunggu saya sebentar di tempat yang lebih aman ini, saya akan terus berlari turun ke desa untuk mencari orang membantu anda.”

Razak berlari ke desa, mencari beberapa orang untuk membantunya dan naik kembali ke gunung tempat dia membantu wanita yang melahirkan itu. Tapi anehnya, wanita itu hilang setelah mereka sampai disana.

Setelah hampir setahun, suatu hari saat Razak keluar dari kliniknya untuk melayani orang-orang diluar, tiba-tiba cuaca berubah buruk, langit menjadi gelap dan hujan deras turun. Walaupun Razak belum berjalan terlalu jauh, tapi langit yang sangat gelap dan perjalanan yang agak menanjak membuat perjalanan itu menjadi agak berbahaya dan dia memutuskan untuk berteduh di bawah sebuah tempat penginapan.

Razak kemudian memesan sate dan sedikit makanan kecil untuk menghangatkan diri. Belum lama setelah dia duduk, tiba-tiba ada seorang atuk tua berjenggot panjang yang datang menghampiri dia.

Image result for kubur lama

Atuk ini kemudian tertawa, “Ah, bukankah anda Razak.” Razak menjawab, “Benar. Sayalah itu.” Setelah mendengar jawaban itu, si atuk berkata lagi, “Ah, akhirnya kamu datang juga.”

Loading...

Dia kemudian memesan lebih banyak satay dan makanan, mengundang Razak masuk ke kamar yang lebih cantik. Dipenuhi perasaan bingung, Razak mengikuti atuk tua itu. “Aku tidak ada maksud lain, Encik Razak yang baik hati. Hanya ingin berterima kasih pada anda.” Kata si atuk sambil tersenyum. “Aku tidak boleh keluar di pagi hari, kerana itu orang tua ini hanya boleh mengundang anda di malam hari.”

Melihat kebaikan si atuk, Razak pun mulai tenang dan bertanya, “Entah apa yang membuat anda harus berterima kasih kepada hamba ini?”

“Kamu sudah menolong cucu saya. Kalau bukan kerana kamu, mungkin cucu saya sudah meninggal.” Kata si atuk sambil menuangkan satay ke gelas Razak. “Aku selalu ingin berterima kasih padamu tapi selalu tidak ada kesempatan, sampai hari ini.”

Dengan rendah hati Razak berkata, “Encik, tangan saya 2 dan kaki saya 2, saya pernah bersumpah untuk menggunakan mereka sebaik-baiknya demi menyelamatkan orang. Itu sudah kewajiban saya. Lagipula begitu banyak pesakit yang saya tolong, saya tidak boleh ingat.”

Atuk tua itu menghidangkan satay ke pinggan Razak. Setelah makan, Razak menjadi agak pening dan seketika, dia melihat ada seorang wanita cantik yang muncul dari belakang atuk tua dan duduk bersama dengan mereka.

“Ini cucu saya, Tina.” Wajahnya yang kemerah-merahan membuat dia terlihat sangat cantik. Dia kemudian juga menuangkan air ke gelas Razak, “Apa kamu tidak ingat, tuan yang baik hati, setahun yang lalu di jalan gunung, anda menolong seorang wanita yang sakit bersalin. Entah saya harus bagaimana berterima kasih pada anda.”

Image result for misteri jalan kampung

Melihat wanita yang ada di depannya itu, Razak teringat masa lalunya. Dia tidak pernah menyangka kalau wanita yang dia tolong waktu itu masih hidup dan sehat. Dia senang melihat orang yang ditolongnya muncul di hadapannya.

Mereka pun minum dan berbincang-bincang bersama sampai pagi. “Atuk dan puan yang baik, saya bukanlah siapa-siapa. Hanya seorang hamba biasa. Kalau anda perlu bantuan apapun, katakan saja dan hamba akan membantu.” Atuk tua itu kemudian mengeluarkan sebuah kotak cantik yang berlapis emas, “Tuan yang baik, anda harus menerima ini. Jangan ditolak.” Di dalam kotak itu, ada banyak sekali emas dan harta berharga.

Related image

Loading...

Terkejut, tapi dengan penuh ucapan syukur, Razak menerima semuanya itu. Razak berkata, di kemudian hari, tidak hanya menyimpannya untuk diri sendiri, Razak akan membagikan hadiah yang dia terima itu ke orang-orang banyak yang memperlukan. “Tuan yang baik, kalau anda dalam kesulitan, bukalah kotak ini dan pakailah apa yang ada di dalamnya.” Kata Tina dengan lembut.

Tidak lama kemudian, Razak meminum sisa air yang ada di gelasnya dan berpamitan dengan Tina serta atuk tua itu. Dia kemudian berjalan keluar rumah. Sekeluarnya dari rumah, ada angin lembut yang menerpa wajahnya dan tiba-tiba Razak tersedar.

Ketika dia melihat ke seklilingnya, tidak ada rumah, tidak ada kedai, di sampingnya hanya ada sebuah kuburan. Bagi Razak, pengalaman ini bukanlah pengalaman yang menyeramkan. Kotak harta yang ada di tangannya itu tetap ada dan tidak berubah. Tentu saja sama seperti janjinya, Razak tidak hanya tetap menjadi doktor yang diandalkan oleh desanya, dia juga menjadi seorang doktor yang membantu keperluan orang-orang miskin.

 

 

MASIH INGAT DENGAN Wanita Terberat Di Dunia yang Beratnya Hampir 500kg Ini, Lihat Wajah Terbaru Dia Setelah Mengamalkan Diet Sihat. Wau!!!

 

Wanita terberat di dunia, Eman Ahmed, baru-baru ini terbang dari Mesir ke India, untuk menjalani pembedahan yang akan menyelamatkan hidupnya. Wanita dengan berat 495 kg ini diberikan suapan 1200 kalori cairan diet setiap harinya. Masa 5 hari pertamanya di pusat rawatan, berat badan dia berkurang 6 kg.


Masa memindahkan Eman ke pusat rawatan, dinding kamarnya harus terlebih dahulu di bongkar untuk mengeluarkan wanita 36 tahun ini dari kamarnya. Lalu menggunakan kren untuk mengangkatnya keluar, dan diangkut menggunakan truk sampai ke Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji, lalu menggunakan pesawat khusus untuk membawanya ke pusat rawatan Saifee di Mumbai, India.

Eman sampai ke pusat rawatan pada hari sabtu, doktor mengatakan bahwa kira-kira memerlukan waktu sampai akhir tahun untuk mengurangi 205 kg berat badan Eman, setelah itu baru dapat menjalankan pembedahan.

Muffazal Lakdawala, doktor bedah yang menangani kasus Eman mengatakan, “meja pembedahan dapat menahan beban sampai 453 kg, namun lift kami hanya memiliki lebar 141 cm. Sedangkan lebar Eman masa ini mencapai 151 cm.”

Eman memang lahir dengan berat yang menakjubkan, 4.9 kg. Ia didiagnosis menderita kaki gajah, yang dapat menyebabkan pembengkakan pada seluruh badannya secara abnormal. Sekitar umur 11 tahun, Eman sudah tidak dapat menahan berat badannya sendiri, ia harus merangkak kemana-mana.

Pada masa yang sama, ia juga putus sekolah, dan menderita stroke iskemik, menyebabkan dia hanya dapat berbaring di tempat tidur. Lebih parahnya lagi, adalah situasi dimana berat badannya terus bertambah. Sebelum dibawa ke pusat rawatan, dia tidak pernah meninggalkan kamarnya sekali pun.

Kaki kanan dan tangan kanannya lumpuh, banyak penyakit yang muncul disebabkan oleh obesitasnya, termasuk diabetes, hipertensi dan lainnya. Masa berat badan dia mencapai 495 kg, keluarganya mengirimkan e-mail memohon bantuan kepada presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi. Presiden pun setuju untuk membantunya, dan menanggung seluruh biaya pengobatannya.

Namun perjalanannya ke India pun tidaklah mudah. Ia sempat ditolak masa mengajukan visa India. Keluarganya pun hanya bisa memposting hal ini melalui twitter kepada Menteri Luar Negeri India. Akhirnya visa nya pun keluar. Tidak ada hanya sampai disitu, maskapai penerbangan pun hampir tidak ada yang mau menerima dia, karena khawatir akan kondisi kesehatannya.

Sebelum penerbangannya, Eman pun dipersiapkan dengan ranjang khusus untuk menunjang keselamatannya.

Akhirnya Eman dan adiknya, Shaimaa Ahmed yang menemaninya sampai di pusat rawatan.

Dokter Lakdawala menagatakan, “Ini adalah tugas yang berat membawa Eman ke Mumbai, kondisi dia sangat kompleks. Karena dia adalah pasien yang sangat beresiko, selama 25 tahun tidak bisa bergerak atau keluar dari rumah.”

Selain diet, Eman juga harus menjalani dua terapi setiap harinya. Ini bertujuan agar ia dapat pelan-pelan mengangkat tangan dan kakinya. Dia juga menjalani serangkaian tes, berharap dia dapat cepat dipembedahan.

Semoga kondisi Eman cepat membaik. Yuk bagikan artikel ini, supaya semakin banyak yang mendoakannya!

Loading...